Kampanye Akbar, Ribuan Massa Pendukung ARUS ‘Birukan’ Pantai WTC





Kapabar – Ribuan massa pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Daya nomor urut 1 Abdul Faris Umlati dan Petrus Kasihiw (ARUS) menghadiri kampanye akbar di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Senin 11 November 2024.
Pantauan Kapabar, ribuan massa pendukung pasangan ARUS yang datang dari berbagai daerah di Papua Barat Daya tampak seperti ‘membirukan’ Pantai WTC Kabupaten Raja Ampat.
Dimana, dalam kampanye akbar tersebut juga tampak dihadiri oleh Ketua Tim Pemenangan ARUS Zeth Kadakolo didampingi partai pengusung dari Demokrat, NasDem, PSI, PKS dan Ummat untuk menyatakan dukungan kepada pasangan ARUS.
Abdul Faris Umlati (AFU) dalam orasi politiknya menyebutkan bahwa, Pantai WTC menjadi saksi sejarah kalau dirinya menjadi pemain pro politik di Kabupaten Raja Ampat.
“Kami ini bukan pemain ‘kaleng-kaleng’ ya. Orang berbicara politik di Tanah Raja ini, saya hanya balas dengan senyum saja,” kata AFU.
AFU mengatakan, program ARUS kedepannya, akan mencerdaskan anak negeri dengan cara memberikan dana bantuan operasional sekolah daerah di 5 kabupaten dan 1 kota di Papua Barat Daya, supaya orang tua si anak tidak terbebani dengan biaya sekolah
“Selain itu, ARUS juga memberikan bantuan kepada siswa dalam studi akhir yang berprestasi sebesar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta,” tambah AFU.
Dia menerangkan, sementara untuk sarjana S2, pasangan ARUS akan membantu Rp 25 juta hingga Rp 50 juta sebagai beasiswa.
“Untuk S3, kami akan berupaya dan merealisasikan 10 orang bergelar doktor anak-anak asli Papua dalam waktu 5 tahun,” ungkap AFU.
Program selanjutnya, timpal AFU, berkaitan dengan dunia kesehatan dan ketenagakerjaan dengan memberikan jaminan sosial kepada masyarakat.
“Kami berikan perlindungan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan dengan menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan,” terang AFU.
AFU menekankan bahwa, menjadi seorang pemimpin harus mempunyai hati dan kasih, tidak membedakan satu dan lainnya.
“Tidak membedakan suku, agama, ras dan antar golongan. Semua sama dimata kami berdua,” pungkasnya.
Petrus Kasihiw mengatakan, pasangan ARUS sudah terbukti dan teruji di Kabupaten Raja Ampat dan Kabupaten Teluk Bintuni menjadi bupati selama dua periode.
“Orang kenal Bintuni karena LNG Tangguh, kemudian orang kenal Raja Ampat karena Geopark atau pariwisata dunia, orang tidak kenal yang lain,” jelas pria yang akrab disapa PIT ini.
PIT menyebutkan, mereka berdua memimpin daerah dengan keberagaman yang tinggi heterogen, bukan daerah yang homogen.
“Maka dari itu, kami sangat pantas memimpin Papua Barat Daya. Pada tanggal 27 November 2024 datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat untuk memilih kami pasangan ARUS nomor urut 1,” tuntas PIT. *RON
