Terkini

Perdana, Paritrana Award Digelar di Provinsi PBD

Kapabar – Sebagai Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Papua Barat Daya untuk pertama kali mendapat bagian menggelar Paritrana Award Tahun 2024 dengan Kategori Pemerintah Daerah dan Kategori Badan Usaha di Vega Prime Hotel & Convention Sorong pada 26-27 Februari 2024.

Paritrana Award ialah ajang penghargaan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten-Kota, pelaku usaha meliputi perusahaan, usaha sektor layanan publik dan usaha mikro yang mendukung penuh pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dimana, pada kesempatan tersebut terdapat 4 (empat) Kemerintah Daerah di Provinsi Papua Barat Daya yakni Kabupaten Sorong, Kabupaten Raja Ampat, Kota Sorong dan Kabupaten Tambrauw mengikuti seleksi kandidat Paritrana Award Tahun 2024.

Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Papua Barat Daya Ir. Edison Siagian menuturkan, Paritrana Award yang merupakan ajang penghargaan tehadap hal-hal yang berhubungan dengan pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Oleh sebab itu, ini juga berkaitan dengan apa yang telah dilakukan pemerintah daerah kepada masyarakat ataupun dalam mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Edison via virtual.

Dikatakan Edison, Provinsi Papua Barat Daya sebagai provinsi baru serta termuda di Indonesia, Paritrana Award menjadi penting dan alat untuk menilai diri sendiri.

“Lewat Paritrana Award ini, kita diminta untuk introspeksi diri ataupun menilai diri sendiri, sehingga di waktu yang akan datang pelayanan kepada masyarakat akan jauh lebih baik,” ujar Edison.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Barat Nasrullah Umar menyampaikan, poin-poin penilaian yang dilakukan pada Paritrana Award tersebut tentunya dari sisi kehadiran pemimpin daerah dalam hal ini bupati atau wali kota menjadi suatu nilai penting sesuai dengan arahan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dalam hal Paritrana.

“Kemudian, kedua dari sisi regulasi, karena setiap kabupaten-kota perlu adanya regulasi dengan poin tertinggi yakni Peraturan Daerah (Perda). Dari empat kabupaten-kota yang hadir hari ini, semuanya mempunyai Perda perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ungkap Nasrullah.

Nasrullah mengungkapkan, untuk keikutsertaan dari kabupaten-kota menjadi kandidat Paritrana Award, terdapat penilaian di awal dan harus dilengkapi kabupaten-kota masing-masing, terutama dalam hal coverage, regulasi dan inovasi.

“Dari penilaian itu, maka disaringlah berbagai kandidat dari semua kabupaten-kota untuk mengikuti wawancara Paritrana Award tingkat provinsi,” tuntasnya. *RON

Tampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button

Penerimaan Mahasiswa Baru UNAMIN


banner popup

This will close in 20 seconds