Terkini

Kabut Asap Selimuti Sorong, Kasus ISPA Melonjak hingga 23 Ribu

Kapabar – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak serius pada kesehatan warga Kota Sorong.

Dinas Kesehatan mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) melonjak drastis hingga menembus 23.482 kasus sepanjang Januari-September 2026.

Kabid P2P Dinkes Kota Sorong, Jenny Isir, mengungkapkan tren kenaikan terjadi dalam dua bulan terakhir.

“Agustus 3.297 kasus, September 3.330 kasus. Sebelumnya Januari-Juli hanya di kisaran dua ribuan per bulan,” jelas Jenny di kantornya Jalan Jenderal Sudirman, Kota Sorong, Selasa 6 Oktober 2026.

Menurutnya, ISPA setiap tahun selalu menempati urutan pertama dalam 10 besar penyakit di Kota Sorong. Lonjakan kali ini diduga kuat akibat polusi udara dari karhutla.

“ISPA dipicu faktor lingkungan. Kabut asap jelas berdampak langsung pada saluran pernapasan,” ujarnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth, mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat diminta banyak minum air putih minimal 8 gelas sehari, mengonsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan wajib memakai masker saat keluar rumah.

“Kelompok rentan seperti bayi, balita, lansia, serta penderita ISPA, paru-paru, dan asma harus lebih ekstra hati-hati,” tegas Jemima.

Ia juga meminta warga yang mengalami batuk, pilek, hingga sesak napas untuk tidak menunda berobat ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

“Jaga kebersihan lingkungan. Halaman rumah kalau bisa sering disiram air untuk mengurangi debu dan polusi udara,” pungkasnya. *RSR 

Tampilkan Lebih Banyak

Leave a Reply

Back to top button