Terkini

Kejar Data Emisi Akurat, DPPLH Kota Sorong Kumpulkan OPD hingga Pelaku Usaha

Kapabar – Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPPLH) Kota Sorong tancap gas mengejar data emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang akurat di Kota Sorong melalui sosialisasi inventarisasi GRK di Vega Prime Hotel & Convention Sorong, Selasa (13/10/2026).

Sosialisasi tersebut menghadirkan lintas sektor mulai dari Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Provinsi Papua, OPD Papua Barat Daya, OPD Kota Sorong, distrik, instansi vertikal, BUMN, pelaku usaha, rumah sakit, LSM dan akademisi. 

Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan DPPLH Kota Sorong, Angelia J. Wermasubun, mengatakan selama ini pendataan GRK belum maksimal karena belum satu persepsi.

“Tujuannya menyamakan persepsi tentang tata cara inventarisasi GRK dan penggunaan SIGN SMART yang menjelaskan tentang format data yang diminta, dan mendorong data yang akurat, lengkap dan tepat waktu,” jelas Angelia.

Menurutnya, tanpa data yang valid, Pemkot sulit memetakan sumber emisi terbesar yang memicu perubahan iklim signifikan di Kota Sorong.

“Penyebabnya pembakaran bahan bakar, deforestasi, kerusakan hutan, pertanian dan peternakan. Dampaknya sudah kita rasakan seperti suhu naik, cuaca ekstrem, air laut naik,” ujarnya.

Ia berharap setelah sosialisasi ini, seluruh OPD segera menyampaikan data sesuai format yang telah dikirimkan.

“Selanjutnya DPPLH akan melakukan verifikasi, kompilasi dan penginputan ke Sistem Informasi GRK Nasional,” pungkasnya.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemerintah Kota Sorong, Abdul Rahim Oeli, mengatakan perubahan iklim merupakan tantangan global yang dampaknya semakin dirasakan masyarakat.

“Kota Sorong sebagai salah satu pusat pertumbuhan di Papua Barat Daya perlu mengambil peran aktif dalam mendukung upaya penghijauan kawasan perkotaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebiasaan hidup peduli lingkungan perlu dibangun mulai dari lingkungan kantor, sekolah, tempat usaha hingga keluarga.

“Dengan begitu, upaya pengendalian emisi GRK dapat menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang,” tuntasnya. *RSR 

Tampilkan Lebih Banyak

Leave a Reply

Back to top button