Terkini

KPw BI Papua Barat Gelar Capacity Building Diikuti Wartawan dan Protokol

Kapabar – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Papua Barat menggelar Capacity Building yang diikuti peserta oleh wartawan dan protokol dari Papua Barat dan Papua Barat Daya di Hotel Grand Indonesia Kempinski Jalan MH Thamrin, Jakarta pada tanggal 23-25 April 2024.

Dimana, dalam Capacity Building tersebut diikuti sebanyak 12 orang wartawan dan 10 orang protokol, sehingga total keseluruhan sebanyak 22 peserta.

Deputi Kepala Perwakilan BI Papua Barat Roni Cahyadi mengatakan, sesuai dengan tugas serta fungsi BI di daerah merupakan miniatur dari BI Pusat Jakarta, salah satu tugas dan fungsinya memacu pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi dan pengelolaan uang rupiah.

“Kami turut menjaga stabilitas mako prudensial dan stabilitas sistem keuangan. Untuk itu sebagai satu lembaga di daerah, kami tidak bisa sendiri mengemban tugas dan fungsi tersebut, sehingga harus melakukan kolaborasi dengan seluruh stakehokder baik dengan pemerintah daerah maupun media,” kata Roni.

Menurut Roni, tujuan BI menggelar Capacity Building tersebut ialah untuk mengembangkan kapasitas dan kapabilitas dari protokol dan wartawan, agar mengetahui tugas fungsi dari BI.

“Ada dua kelas. Teman-teman wartawan nanti akan ada narasumber khusus dari pelaku media untuk bisa saling berbagi informasi tentang dunia jurnalistik yang baik dan benar,” ungkap Roni.

Dikatakan Roni, demikian juga dengan protokol akan ada narasumber dari internal BI serta dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menyampaikan pemaparan pengetahuannya tentang protokoler.

Roni berharap, melalui kegiatan Capacity Building yang setiap tahunnya rutin digelar BI protokol dan wartawan yang dari daerah mempunyai standar yang sama di seluruh Indonesia.

“Walaupun jauh di Papua Barat dan Papua Barat Daya tapi standarnya memenuhi standar nasional, baik standar protokoler ataupun standar jurnalistik,” harap Roni.

Turut hadir dan secara resmi membuka Capacity Building itu, Kepala Divisi Relasi Media dan Opinion Maker (DROM-DKOM) Syachman Perdymer menyampaikan pihaknya punya tugas membangun hubungan dengan media dalam konteks pembentukan opini.

“Saya yakin kalau teman-teman wartawan sangat mengerti arti penting persepsi opini yang ada di masyarakat. Apalagi di era sekarang kalau opini yang berkembang itu tidak baik dan tidak bagus apapun yang kami lakukan itu menjadi tidak efektif,” terang Syachman.

Syachman menuturkan, oleh karena itu dianggap penting oleh mereka sehingga dibentuk sebuah tim untuk membangun hubungan baik dengan media dan pembentukan opini.

“Media bagi BI merupakan institusi yang spesial sedikit berbeda dengan cara pandang institusi atau lembaga korporasi yang lainnya. Tetapi bank sentral di seluruh dunia, melihat komunikasi itu sesuatu yang berbeda karena tidak hanya dipandang untuk membangun image,” papar Syachman.

Akan tetapi, lanjut Syachman, bank sentral di seluruh dunia komunikasi dipandang penting karena penting untuk membentuk persepsi atau bahasa ekonominya ekspektasi.

“Saya yakin bapak ibu kalau ikuti siaran pers dari BI atau bank sentral lain kata ekspektasi adalah kata yang sering ditemui. Ekspektasi itu harapan, harapan apa yang diharapkan oleh publik atau masyarakat dan pelaku usaha pada umumnya,” terang Syachman. *RON 

Tampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button

Penerimaan Mahasiswa Baru UNAMIN


banner popup

This will close in 20 seconds