Terkini

Kepala Suku Besar IMEKKO Kecam Statement Fernando Ginuni

Kapabar – Hj Ibrahim Wugaje,S.IP selaku Kepala Suku Besar Inanwatan, Metemani Kais, dan Kokoda (IMEKKO) mengecam statement seorang advokat bernama Fernando Ginuni yang menanyakan surat dan status beberapa perwakilan Suku IMEKKO yang hadir dalam kedatangan Ganjar Pranowo di Kota Sorong belum lama ini.

“Saya yang adalah Kepala Suku Besar IMEKKO mengecam keras pernyataan Fernando Ginuni itu. Dia itu kader salah satu partai, orang politik, jadi mau giring isu Suku IMEKKO untuk kepentingannya sendiri guna cari makan. Padahal dia bukan siapa-siapa di suku ini, dia itu tidak tahu adat karena tidak menghargai kami orang tua,” tegas Wugaje.

Wugaje juga mengaku baru mendengar nama Fernando Ginuni yang menurutnya selama ini tidak diketahui keberadaan dan aktifitasnya.

“Anak ini selama ini tidak tahu bikin apa dan dimana, tiba-tiba muncul dengan mengatas namakan suku. Emangnya selama ini dia ada datang lihat kondisi Masyarakat Adat Kokoda ini kah sampai dia mau bicara di media sembarangan? Saya juga yakin bahasa sukunya saja dia pasti tidak tahu,” kesal Wugaje.

Kepada mendia ini, Wugaje menegaskan bahwa pihaknya akan meminta Fernando untuk mempertanggungjawabkan pernyataannya yang menyesatkan itu.

“Ini sekalian jadi pelajaran buat anak-anak adat yang lain, kalau tidak tahu, jangan bicara sembarangan di media itu memalukan sekali, apa lagi sampai bawa suku dan adat,” pesan Wugaje.

Wugaje dalam wawancaranya pun meluruskan bahwa kedatangan Ganjar Pranowo ke Kompleks Kokoda kilometer 8 Kota Sorong membuat Masyarakat Adat sangat bangga serta senang, mengingat  selama ini tidak ada pejabat pusat yang bisa datang dan lihat masyarakat di sana.

“Kedatangan Ganjar Pranowo itu adalah permintaan kami dan kami yang menginginkan kedatangan beliau ke tempat kami yang kumuh dan sangat miskin ini. Tujuannya apa agar dapat lihat lebih dekat kondisi kehidupan sehari-hari masyarakat adat kokoda yang sangat susah ini. Tentunya dengan kedatangan beliau, ada secercah harapan agar daerah ini bisa maju dan kami bisa sederajat dengan suku-suku lain yang sudah sukses di tanah ini,” tandas Wugaje.

Sebelumnya kepada media online, SorongRaya.co, Fernando Ginuni yang mengklaim sebagai Kuasa Hukum pengurus Organisasi IMEKKO Provinsi Papua Barat Daya, menyayangkan tidak adanya surat resmi ke pengurus IMEKKO Papua Barat Daya terkait kunjungan Ganjar Pranowo.

Fernando juga menuding bahwa kalaupun dalam kunjungan tersebut nampak hadir sejumlah tokoh IMEKKO, mereka adalah orang yang sudah tidak aktif dalam kepengurusan.

Fernando pun turut mempertanyakan orang yang berinisiatif inisiatif datang membawa Ganjar Pranowo. Dikarenakan kata Fernando, Warga Imekko dari dulu begitu-begitu saja dan tidak terlalu ngotot dalam pesta demokrasi.*HMF

Tampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button

Penerimaan Mahasiswa Baru UNAMIN


banner popup

This will close in 20 seconds